Showing posts with label (not) a poetry. Show all posts
Showing posts with label (not) a poetry. Show all posts


0 c o m m e n t s

Tuhan, semalam tadi aku sedikit berdoa
dan kini Kau memberiku lebih
aku didera malu bertubi-tubi
.....

#repost
*tweet 63 days ago*

rindu yang sebenarnya...



0 c o m m e n t s
rindu yang sebenarnya adalah dua puluh tiga tahun yang lalu 
saat menari bersamamu berkejaran di antara 
kunang-kunang malam 
berkebyaran

rindu yang sebenarnya adalah dua puluh tiga tahun yang lalu
saat tertawa bersamamu berlarian di antara 
tumpukan jerami padi 
berjajaran

rindu yang sebenarnya adalah dua puluh tiga tahun lalu yang terhitung kini
saat sembilan jam berharga tanpa celah
ada kita yang berebut cerita
dan segalanya berhambur
tanpa jeda 


****
lumire, 11 juli 2012

lost my summer



0 c o m m e n t s
picture taken from here

when the rains met the storms
and when the thunders told to the hurricanes,
chased and shouted each other

i knew, i just lost my summer 





bulan kedua



0 c o m m e n t s
Sebentar lagi, bulan kedua segera berlalu
tapi tidak begitu dengan rinduku,
-yang diam-diam masih tertuju padamu-
tidakkah kau tahu itu?

Mati Suri



0 c o m m e n t s
Siapa yang menyabotase nyawaku
semalam tadi?



Kemari,
Turunlah dari singgasana. Dan rinduku akan kubagi cuma-cuma.


0 c o m m e n t s
kamu adalah sebingkai foto yang tercipta hanya untuk kutatap dari kejauhan

~nini~




0 c o m m e n t s
Melihatmu sekali, 
terjatuh aku dalam tatap matamu yang teduh. 
Menjelmakanku dalam cinta. 
Aih...


Ps.
ikut-ikutan galau gara-gara #cecintaan nya mba @lalapurwono -_-

Rasaku



0 c o m m e n t s
picture taken from here

inikah rasayang kurasa,
tersudut yang terpasung,
ketika kulihat bunda masihsaja memasak air mata,
sajian kasihsayang sejati, abadi, dan ...


*tulisan lawasmendadak kangen ibu' T_T 


I n s o m n i a



0 c o m m e n t s
Selamat pagi, Jakarta
Hingga detik ini saya masih terjaga berbalut gerah

Kartu Pos dari Jauh



0 c o m m e n t s
kesetiaan bangku kayu pada taman yang
basah,
janji lumut pada batu beribu tahun,
inilah ciumanku yang panjang: dalam hujan
panas perapian dan sepi gurun ketika angin
istirah,
kabut menyaksikan dari jauh.

biru sekali pagi datang,
ungu sekali mimpi menghilang.


#repost dari blog lama yang sengaja terbengkalai

P e l u h



0 c o m m e n t s

Tetap hanya peluh,
peluh yang harus terbasuh,
meski seribu satu kafan, sejuta parang,
berikan nafas ...

#repost from here 

G e r i m i s



0 c o m m e n t s

gerimis telah runtuh
sangat perlahan

bumi disentuh
kala dalam sedu sedan

karena penat
oleh dendamnya sendiri sarat
tak sanggup diubahnya





older post